Ktika pijar membakar nalar,, disitu' arti teduh yang sesungguhnya tlah nampak menyeruak alam pikir.. Ia hadir mengusir tafsir yang kikir dan ia tiba mengundang alam kehampaan jwa.. Ia adalah kentara tanpa bahasa.. Pula pereda, jua gelora dambaan insan dalam jambang kegersangan... Ia adalah #CINTA-NYA YANG ESA TANPA MENGHARAP PENGORBANAN#
No comments:
Post a Comment